Apa itu tablet digital?

Sejarah

1960-an melihat perkembangan tablet primitif untuk pengenalan tulisan tangan, yang disebut tablet RAND atau Grafacons. Ini menggunakan jaringan kabel dan sinyal magnetik untuk mengikuti gerakan pensil. Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, Computer Aided Design, atau produsen CAD menjual tablet dengan produk mereka. Yang pertama diberi label "tablet grafis" muncul pada 1980-an, dengan tablet grafis Apple. Kemudian mereka mengembangkan sensitivitas tekanan dan kemampuan untuk mendeteksi sudut pensil.

Jenis

Tablet grafis modern hadir dalam tiga jenis utama. Tablet dengan koneksi kabel terhubung ke komputer menggunakan USB atau kabel data. Nirkabel mengirim sinyal ke komputer melalui Bluetooth atau teknologi nirkabel serupa. Pena interaktif menyediakan informasi langsung, yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan pena pada layar monitor dengan cara yang sama dengan pena di atas kertas. Model lama termasuk kabel yang terhubung ke pena, tetapi kebanyakan tablet yang dibuat sejak 1990-an memiliki pensil nirkabel yang tidak memerlukan baterai.

Manfaat

Tablet digital memungkinkan penulisan dan gambar yang lebih alami di komputer daripada dengan input mouse atau keyboard. Mereka memungkinkan garis yang lebih halus dan kontrol yang lebih besar. Mereka juga menawarkan sensitivitas tekanan, fitur langka dengan mouse. Pengguna dapat menandatangani dokumen atau menggambar langsung dalam program pengeditan foto dan grafik, tanpa perlu pemindai. Sebagian besar tablet ringan, tahan dan mudah dibawa.

Kekurangan

Sebagian besar tablet grafis membuat kurangnya koneksi antara gerakan tangan pengguna dan gambar yang muncul di layar. Banyak orang mengalami masalah belajar mengendalikan kursor tablet. Layar pena digital mengoreksi masalah ini, tetapi harganya dan lebih berat daripada rekan-rekan konvensionalnya. Tablet grafis kelas atas memerlukan investasi moneter yang besar, seringkali berharga sekitar $ 200 atau lebih, bahkan untuk perangkat sekecil itu.

Artikel Menarik