Bagaimana cara kerja baterai alkaline?

Jenis dan masalah

Baterai alkaline dicirikan oleh reaksi kimia yang berfungsi sebagai sumber energinya, khususnya reaksi yang terjadi antara mangan dioksida dan seng. Namanya berasal dari elektrolit alkali yang merupakan bagian dari reaksi, yang kontras dengan elektrolit asam yang digunakan dalam desain baterai sebelumnya.

Dalam desain baterai ini, anoda (negatif) terbuat dari debu seng, yang menawarkan area yang lebih luas, sehingga meningkatkan aliran elektron. Katoda (positif) terdiri dari mangan dioksida. Listrik dihasilkan oleh reaksi kimia antara kedua zat tersebut.

Baterai alkaline adalah desain umum, di antaranya adalah tipe AA, AAA, dan 9 volt yang tidak dapat diisi ulang. Sebagian besar baterai alkaline tidak dapat diisi ulang, dan mencoba mengisi ulang baterai bisa berbahaya karena dapat menyebabkan baterai rusak. Tidak seperti kebanyakan baterai, alkali dapat dibuang dalam limbah biasa, namun, praktik ini berbahaya bagi lingkungan karena sejumlah kecil merkuri yang digunakan dalam pembuatannya.

Artikel Menarik