Definisi perangkat lunak basis data

Karakteristik

Sebelum membuat database, Anda harus memutuskan bagaimana menyusun informasi yang Anda inginkan untuk disimpan oleh database. Setiap bagian data harus memiliki tempat penampung, yang disebut bidang. Perancang basis data pertama-tama memilih nama untuk setiap bidang. Setiap nama bidang harus unik agar database berfungsi dengan baik. Database juga mengharuskan setiap bidang yang Anda buat cocok dengan tipe data tertentu. Jenis yang paling umum adalah tanggal, teks, angka dan catatan. Banyak jenis bidang lain mungkin tersedia, tergantung pada perangkat lunaknya.

Jenis

Perangkat lunak basis data dibagi menjadi dua kategori. Database dasar yang mempertahankan semua nama bidang dan data dalam file yang sama adalah database file datar. Anda membuat database file datar untuk mengelola semua informasi tentang topik atau daftar tertentu. Namun, jika database berisi informasi terkait tentang berbagai topik atau daftar, Anda harus membuat database relasional. Jenis database ini lebih fleksibel dan kuat daripada file datar. Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan bidang untuk nama dan alamat pelanggan dalam file terpisah dari yang digunakan untuk menyimpan riwayat pembelian pelanggan. Bidang umum, seperti nomor identifikasi pelanggan, menautkan basis data.

Fungsi

Basis data memungkinkan pengguna untuk memasukkan data mereka di setiap bidang dan kemudian memperbarui dengan cepat. Setelah pengguna menempatkan data di masing-masing bidang, basis data membuat catatan. Setiap catatan memiliki placeholder unik. Pengguna dapat mencari informasi spesifik di setiap catatan. Ketika perangkat lunak menunjukkan catatan, Anda dapat mengedit dan menyimpan catatan yang dimodifikasi. Pengguna juga dapat membuat indeks yang mengklasifikasikan database berdasarkan kriteria seperti tanggal, usia atau kode pos, tergantung pada kebutuhan mereka. Pengguna juga dapat mendefinisikan dan membuat laporan dari data, menggunakan semua informasi dalam database atau membatasi hanya pada informasi tertentu.

Sejarah

Basis data pertama tidak muncul sampai pertengahan tahun 1960. Sebelum itu, perhitungan matematis telah menjadi penggunaan utama komputer. Sejak perusahaan dan pemerintah mulai menemukan alat yang berguna dan dapat diakses untuk mengelola informasi di komputer, permintaan perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan mereka mengarah pada pengembangan database pertama. Beberapa universitas paling penting di negara ini dan beberapa produsen komputer menerima tantangan untuk mengembangkan perangkat lunak manajemen informasi. DBase II, Oracle dan Sybase adalah beberapa paket perangkat lunak basis data pertama. Masing-masing menggunakan pendekatan yang berbeda untuk instruksi pemrograman daripada input dan manajemen data yang terkontrol. Semuanya membutuhkan pemrograman dan pelatihan komputer khusus.

Pentingnya

Komersialisasi perangkat lunak database membantu membuat penggunaan mikrokomputer lebih menarik bagi bisnis dan pengguna komputer pribadi. Perangkat lunak basis data seperti Microsoft Access memungkinkan pengguna komputer pribadi dan usaha kecil untuk mengelola informasi secara efektif tanpa mempelajari perintah pemrograman yang rumit. Popularitas Internet juga merangsang inovasi dan pengembangan basis data. Pengembang perangkat lunak terus membuat aplikasi database baru untuk manajemen situs web, e-commerce, dan manajemen hubungan pelanggan.

Artikel Menarik